Minggu, 12 Maret 2017

SINOPSIS Queen of Ring : Episode 1

Semua orang pada dasarnya selalu mencari perhatian orang lain karena ingin diakui, diterima, dan dicintai. Apakah salah jika ada orang yang memohon untuk dicintai? Apa untuk dicintai itu butuh  syarat? Mungkin ya, mungkin juga tidak.



Episode 1

Di sebuah tempat dimana fashion week akan diadakan. MO NAN HEE (Kim Seul-gi) bekerja paruh waktu di sana, tapi dia malah mendapat tugas untuk memaku papan panggung karena dia hanya memiliki wajah yang pas-pasan.


Di tempat lain, PARK SE GUN (Ahn Hyo-seop) baru saja menolak perempuan cantik yang telah menyatakan perasaan padanya. Alasannya karena si perempuan  hanya cantik jika memakai make-up dan Se Gun tidak menyukai perempuan yang terlalu menunjukkan 'rasa suka' nya (mudah terlena).


Se Gun dengan sahabatnya, MA DEUK CHAN, melihat fashion week itu dengan kagum. Se Gun terpesona dengan salah satu model itu. Lalu Se Gun pergi meninggalkan Deuk Chan untuk menemui model itu.

Nan Hee beristirahat di belakang panggung, tiba-tiba papan di belakangnya bergerak dan hampir roboh jika saja Se Gun tak datang tepat waktu. Se Gun meminta Nan Hee untuk terus menahan papannya karena pertunjukan akan segera selesai dalam beberapa menit.


Nan Hee tak kuat lagi, akhirnya mereka melepas dan menghindari papannya tepat setelah model terakhir meninggalkan panggung. Mereka terjatuh. Se Gun berterima kasih karena Nan Hee telah menyelamatkan model yang terakhir itu (model yang terakhir itu adalah model yang dicari Se Gun), lalu pergi mendekati model itu. Nan Hee terkejut, dia kira Se Gun datang untuk menyelamatkannya. Dia tak bisa menahan kesedihannya.

Kilas balik beberapa bulan lalu. Nan Hee masuk ke kelas seninya, tapi tempat duduknya ditempati pria misterius yang memakai sweater hoodie. Nan Hee memintanya pergi secara halus, tapi pria itu hanya menggeser duduknya.

Dosen masuk, terpaksa Nan Hee duduk sebangku di samping pria itu. Dosen meminta mahasiswa bersiap, lalu si pria itu bangkit dan membuka sweaternya hingga berterlanjang dada. Dia adalah Se Gun. Se Gun berdiri di depan mahasiswa dan berpose untuk dilukis. Dia sebagai model.

Nan Hee terpesona melihat Se Gun dan dia mulai menggambar. Setelah kelas selesai, Nan Hee (masih) menatap sketsa Se Gun lama, tanpa sadar kalau Se Gun ada di belakangnya. Se Gun memuji sketsa Nan Hee.




Kembali ke dunia nyata. Nan Hee berniat untuk merobek kanvas yang berisi sketsa Se Gun dengan cutter. Tapi tak jadi. Dia mendekati ibunya yang sedang bermesraan dengan ayahnya. Nan Hee frustasi dan meminta rahasia ibunya karena bisa mendapatkan suami yang tampan, padahal ibunya tidak cantik. Ayahnya menegur Nan Hee dan membawa istrinya ke dalam.



Nan Hee melamar di sebuah toko, tapi pemilik menolaknya secara halus. Teman kecil Nan Hee, BYUN TAE HYUN, meledek Nan Hee dan membuat cemberut. Mereka masuk toko, Nan Hee mengeluh karena dia kehabisan tuna&mayo lagi. Lalu Tae Hyun mengeluarkan tuna&mayo dari sakunya. Nan Hee tersenyum, tapi Tae Hyun malah memakannya sendiri. Nan Hee memanggilnya 'Byuntae' (pervert/mesum), Tae Hyun protes dipanggil seperti itu. Kemudian dia mengeluarkan tuna&mayo nya lagi dan memberikannya pada Nan Hee. Nan Hee tersenyum.


Se Gun menata gaun yang dibuatnya. Deuk Chan bertanya tentang Si Model semalam. Se Gun berkata bahwa si model sama dengan wanita lainnya. Deuk Chan gemas dan bertanya memangnya ada perempuan yang tidak tertarik sama Se Gun? Se Gun berkata kalau ada satu, dia bertemu dengan gadis itu di Namsan 6 bulan lalu.

Ibu Nan Hee menarik putrinya ke sebuah ruangan. Dia menunjukkan cincin emas ajaib yang bisa membuat pria manapun menyukainya. Nan Hee tak percaya, lalu Ibunya mengeluarkan album foto keluarga yang berisi foto pernikahan keluarga terdahulunya, di sana terlihat semua wanita berwajah pas-pasan yang didampingi pria-pria tampan. 



Ibu Nan Hee berkata kalau cincin ajaib itu bisa bekerja jika pria yang Nan Hee sukai memakaikan cincin itu ke jari Nan Hee. Pria itu akan melihat Nan Hee seperti gadis impiannya, selama Nan Hee memakai cincin itu saat bersamanya. Nan Hee masih tak percaya, tapi dia ingin mencobanya.

Di kampus, Nan Hee mencari cara agar Se Gun memakaikan cincin ajaib itu ke jarinya. Lalu Nan Hee menghentikan Se Gun yang berjalan di depannya. Dia meminta Se Gun menraktirnya dan bilang kalau dia akan datang dengan gadis yang sangat cantik dan seksi. Se Gun tertarik.

Mereka ada di restoran. Nan Hee berkata kalau gadis cantik yang dia maksud akan datang sebentar lagi. Lalu Nan Hee menceritakan nasibnya yang tak bagus dan dia juga berkata kalau dia akan segera menghilang dari hadapan Se Gun. Kemudian Nan Hee meminta Se Gun memakaikan cincin ajaib ke jarinya dengan alasan dia ingin bersulap. Se Gun memakaikan cincin ajaib itu tanpa ragu. Klik. Waktu terhenti. Tubuh Nan Hee bersinar dan melayang ke atas.


Jam kembali berdetak. Se Gun samar-samar melihat Wanita Namsan di depannya. Lalu pingsan.


Se Gun Nan Hee menegakkan tubuh, mengangkat dagunya, dan berjalan dengan percaya diri. Dia masuk kelas, Se Gun terpana melihat Gadis Namsan di depannya. (Di mata Se Gun, Nan Hee adalah Gadis Namsan)



Di luar kelas, Nan Hee berpose sambil mengangkat dagunya. Se Gun mendekati Nan Hee dan bertanya namanya. Nan Hee bergeming. Se Gun mengambil nametag yang ada di belakang Nan Hee dan membaca namanya, lalu dia pergi.

Tae Hyun mendekati Nan Hee dan memberikan sebuah kotak cantik padanya. Nan Hee membuka kotaknya dan tak melihat ada apa-apa. Tae Hyun meminta agar Nan Hee membetulkan skrup yang rusak pada kotak itu. HAHA, troll success.

Nan Hee menatap Tae Hyun kesal, lalu mengejarnya untuk balas dendam. Dari kejauhan, Se Gun melihat mereka. Sahabat Nan Hee, PI ON HWA, menceritakan sosok Nan Hee pada Se Gun. Ibu Nan Hee adalah ahli pembuat fermentasi yang sering masuk TV dan pria yang sedang bersama Nan Hee adalah teman Nan Hee sejak TK.


Ibu Nan Hee meminta Nan Hee untuk segera pulang, disaat bersamaan Se Gun minta bertemu dengan Nan Hee. Dengan sangat terpaksa Nan Hee menolaknya.

Nan Hee sampai rumah dan segera memberikan cincin ajaib pada ibunya, tepat setelah itu, ayahnya pulang. Ayah Nan Hee melihat istrinya dengan penuh cinta. Nan Hee protes harusnya ayahnya sesekali pergi minum dengan temannya atau melakukan perjalanan bisnis agar tak selalu pulang ke rumah. Haha.


Tae Hyun mendapat sebuah surat. Di luar, Se Gun bertanya apakah Tae Hyun dan Nan Hee berpacaran? Tae Hyun langsung menyemburkan minumanya karena terkejut. Se Gun mengaku kalau dia menyukai Nan Hee dan meminta agar Tae Hyun menjauhi Nan Hee. Tae Hyun mencengkram baju Se Gun dan berkata agar Se Gun tidak bermain-main dengan Nan Hee. Se Gun berkata kalau Nan Hee tak akan suka jika melihat Tae Hyun seperti ini, lalu Se Gun pergi dari sana.


Se Gun berusaha menghilangkan rasa gugupnya. Akhirnya, dia berani mengajak Nan Hee jalan. Nan Hee tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

Di jalan, Se Gun menebak kalau gaya pakaian Nan Hee dipakai untuk menghindari pria jahat. Nan Hee bilang kalau dia memang tidak suka berdandan. Lalu Se Gun mengajak Nan Hee untuk membeli baju.

Nan Hee memakai pakaian modis yang agak kepanjangan untuk tubuh kecilnya. Tapi di mata Se Gun, pakaian itu cocok untuk Gadis Namsan. Di jalan, orang-orang melihat Nan Hee dengan pandangan aneh.

Di restoran, Se Gun mengaku kalau dia pernah pergi ke sana dengan wanita yang berjiwa bebas (Nan Hee asli). Nan Hee berbohong kalau dia mengenalnya sebagai Kang Mi Ju, lalu dia mengejek Mi Ju (dirinya sendiri) yang jelek, lemah, dan sensitif. Mi Ju yang menyedihkan dan selalu cari perhatian untuk dicintai, Nan Hee sangat membencinya.


Se Gun menegur Nan Hee agar tak mengejek Mi Ju seperti itu, lalu berkata, "apakah seburuk itu, jika mencoba untuk dicintai? Berpura-pura untuk terlihat baik-baik saja dan ingin diterima bukanlah hal yang mudah."


Nan Hee berkata, "apa yang Se Gun tau tentang itu? Bukankah Se Gun hanya menyukai gadis yang cantik?" Suasana menjadi canggung, Nan Hee memutuskan untuk pergi.

Keesokannya, Se Gun menghadiri acara Ibu Nan Hee. Nan Hee kaget melihat Se Gun dan langsung memberitahu ibunya bahwa Se Gun lah pria yang dia sukai. Dengan sangat terpaksa, Ibu Nan Hee memberikan cincin ajaibnya.


Se Gun terpesona ketika melihat Gadis Namsan nya membawa karung keledai. Di dalam, Se Gun tak mengalihkan perhatiannya dari Nan Hee. Nan Hee memberikan pengarahan yang benar pada Se Gun. Ayah Nan Hee mencari Istrinya yang tak keliatan. Nan Hee mengajukan diri untuk memanggil ibunya.

Nan Hee segera memberi ibunya cincin ajaib. Setelah ibunya pergi, Nan Hee melepas hanboknya, tiba-tiba Se Gun muncul dan mengenali Nan Hee sebagai Mi Ju.

Nan Hee terkejut. Se Gun melihat hanbok yang sama seperti Gadis Namsannya tadi. Nan Hee menahan napas. "solma...kau bekerja paruh waktu lagi?" tanya Se Gun. Nan Hee mengiyakan dengan gugup dan berbohong kalau rumahnya ada di sebelah.


Se Gun menanyakan keberadaan Gadis Namsan nya. Nan Hee bilang kalau dia lagi pergi keluar karena perintah ibunya.

Lalu Se Gun tertarik untuk masuk kamar Gadis Namsan nya. Nan Hee mencoba menghentikannya, tapi dia tetap masuk dan menemukan diari merah seperti milik Gadis Namsan nya itu. Se Gun tersenyum. 


Se Gun bertanya apa Nan Hee dekat dengan Gadis Namsan nya (Nan Hee palsu)? Nan Hee (asli) membenarkan. Se Gun memintanya untuk menjauhi Nan Hee (palsu) karena dibelakang dia telah membicarakan... Se Gun tak melanjutkan perkataannya.

Nan Hee (asli) berkata kalau Nan Hee (palsu) sebenarnya gadis yang baik dan meminta Se Gun untuk tidak membenci Nan Hee (palsu). Se Gun berkata tentu saja, sebab dia menyukai gadis cantik. Nan Hee berusaha menyembunyikan kesedihannya. Lalu Se Gun meminta nomor ponsel Mi Ju (Nan Hee asli).


Malamnya, Nan Hee meminta ibunya agar tak mengangkat telepon dari Se Gun karena dia telah memberikan nomor ibunya. Haha. 

Di kelas seni, para mahasiswa seni menunjukkan karyanya. Tiba-tiba Nan Hee masuk. Se Gun berdiri dan memperkenalkan Nan Hee sebagai modelnya. Semua orang terkejut. Nan Hee merasa malu sambil menarik tangan Se Gun.

Di luar, Nan Hee menolak mengikuti peragaan itu. Se Gun jujur menjawab kalau  gaun itu dibuat ketika memikirkan Nan Hee saat di Namsan dulu. Nan Hee bingung, lalu sadar. "gaun itu bukan untukku. maaf." Nan Hee pergi dengan terluka.


Seorang gadis cantik dan seksi membuat semua orang terpesona ketika berpapasan dengannya. Gadis itu berhenti di depan Nan Hee. Dia adalah Gadis Namsan!


"Mi Ju-ya," kata Nan Hee terkejut.

"surprise!" balas Mi Ju tersenyum.

Dari kejauhan, Se Gun melihat keduanya. Tapi tak melihat Mi Ju dengan jelas karena Mi Ju membelakanginya.

BERSAMBUNG ke Ep 2

Komentar:

Aku buat sinopsis ini karena aku menyukai Kim Seul Gi. Nggak ada alasan lain. Untungnya drama ini ngebuat aku ketawa karena kelucuan tokoh Nan Hee. Aku senang~


Bagi yang masih bingung, aku jelasin ulang ya, Jadi, karena cincin ajaib itu, Se Gun melihat Nan Hee sebagai Gadis Namsan yang selalu dia pikirin. Singkatnya, Se Gun mengenal Nan Hee palsu sebagai Mi Ju (Gadis Namsan).

*Nan Hee asli = tokoh Nan Hee yang sebenarnya.
*Nan Hee palsu = Nan Hee sebagai Mi Ju.

4 komentar:

  1. Wah aku juga suka, aku senang pada sinopsis, sinopsisnya dilanjut terus, ku tunggu lanjutannya

    BalasHapus
  2. reuni pemain splash-splash sama entertainer

    BalasHapus
  3. Aq juga suka sama kimseulgi, walaupun ngga termasuk cantik, "menurutstandarartiskorea",tapi aktingnya bagus. Tetap semangat nulisnya yach.

    BalasHapus