Jumat, 17 Februari 2017

SINOPSIS Rebel: Thief Who Stole the People : Episode 6

Lagi-lagi hukum Joseon memuliakan para bangsawan. Amogae diserang habis-habisan. Dan Si Anak Perkasa telah kembali.


Rebel: Thief Who Stole the People : Episode 6

Gil Dong berdiri di depan sebidang tanah yang luas yang dia rencanakan untuk tempat tinggal bersama keluarganya. Dia mengambil segenggam tanah dan mencium bau tanah yang subur, lalu tersenyum.


Kita masuk ke episode sebenarnya. Eomjachi dan Amogae menghadap Pangeran Choong Won. Pangeran memerintahkan agar Amogae menangkap pelayannya dan membunuh pria manapun yang sedang bersama pelayannya. Amogae menyembunyikan terkejutannya.


Tim Pencuri berkumpul. Soobori menjelaskan kalau Pangeran itu suka melakukan hal-hal memalukan dan keji pada pelayan wanitanya, Pangeran juga tidak disayangi Raja. Amogae berkata ini adalah perintah kerajaan, mau tak mau, mereka harus mematuhinya. Amogae meminta agar pelayan itu segera ditangkap.



Tim Pencuri mulai mencari. Yonggae memberhentikan seorang gadis yang sedang berlari. Si gadis berhenti kebingungan. Yonggae mencocokkan lukisannya, lalu bertanya apakah gadis itu Yeo Mi?



Yeo Mi kini ada di markas Tim Pencuri. Dia makan sangat lahap, dia bilang kalau dia rela mati, setelah makan. Yonggae berkata kalau Yeo Mi tak perlu khawatir mati karena dia akan segera dikirim ke Pangeran. Mendengar itu, Yeo Mi langsung berlutut pada Amogae sambil memohon agar dia dibunuh saja daripada harus kembali pada monster (Pangeran) itu.


Yeo Mi dibawa ke hutan bersama Tim Pencuri. Yonggae menarik pisaunya dan meletakkannya pada leher Yeo Mi. Yeo Mi menutup mata. Dan jatuhlah rambut panjangnya. Yonggae memberinya uang. Amogae bilang kalau itu harga rambutnya, lalu menyuruhnya pergi. Setelah Yeo Mi pergi, Amogae meminta agar dicarikan mayat dari tempat penyimpanan mayat.



Amogae menghadap Pangeran dan membawa mayat yang tertutup tikar. Amogae mengatakan Yeo Mi meninggal di tempat yang terkena wabah penyakit karena kelaparan. Pangeran meminta agar mayatnya disingkirkan.


Di hutan Yeo Mi berlari. Dari belakang dia tertusuk pisau di punggungnya yang dilemparkan oleh Putra Tae Hak. Yeo Mi pun mati. 


Tae Hak dan putranya menghadap Pangeran. Tae mengatakan kalau Amogae telah berbohong karena dirinya lah yang membunuhnya. Pangeran marah. Pangeran menebak kalau Tae Hak menginginkan bisnis Amogae. Putranya menunjukkan telinga ayahnya dan memohon agar Pangeran membunuh Amogae.

Putra Tae Hak berkata kalau Pangeran itu taat hukum dan aturan. Pangeran berkata bukankah perkelahian antar preman itu tak perlu ada peraturan? Putra Tae Hak bertanya bagaimana kalau Amogae telah melanggar aturan? (mungkin maksudnya Amogae yang membunuh majikannya). Dia juga bilang kalau ingin mengenalkan Pangeran pada seseorang.



Istri Tuan Jo menghadap Pangeran. Istri Jo meminta untuk menemukan pelayannya yang hilang. Amogae. Pangeran terlihat tertarik. Istri Jo bilang kalau Amogae membesarkan anaknya seperti bangsawan, mereka tidak bisa membiarkannya hidup. Istri Jo menambahkan kalau Amogae adalah pelayan rendahan yang membunuh tuannya, harusnya dia dicemooh oleh semua orang.


Seseorang sedang berjalan di tengah subuh. Lalu dia terkejut saat melihat mayat di pinggir sungai. Dia berteriak. Mayat itu adalah Yeo Mi karena ada luka tusuk dipunggungnya.


Polisi menangkap Amogae dengan tuduhan bahwa Amogae telah membunuh pelayan Pangeran. Gil Hyeon berkata kalau itu omong kosong dan memberontak agar polisi melepaskan ayahnya. Ayahnya menenangkannya. Amogae digiring polisi. Gil Dong yang baru kembali terkejut melihat ayahnya digiring polisi. Dia mendekat, tapi dihalang polisi. Amogae sempat bilang agar Gil Dong menemui Eomjachi.



Putra Tae Hak mengancam Eomjachi karena dia telah membantu Amogae membunuh tuannya sendiri. Putra Tae Hak berkata agar Eomjachi berhati-hati dalam memilih berada di pihak mana. (petugas akan dihukum jika ketahuan terlibat curang)


Tim Pencuri berkata kalau Eomjachi tak mau bertemu dan bertanya-tanya siapa yang telah menjebak Amogae. Tae Hak, kata Il Chung. Yonggae bertanya apakah Tae Hak bekerja untuk Pangeran? Gil Hyeon mengambil sebuah buku dan berkata kalau itu adalah daftar orang yang bisa membantu ayahnya. Gil Hyeon membagi tugas dan menyarankan Gil Dong untuk menemui Amogae. Gil Dong menolak, dia bilang kalau tak sanggup melihat Amogae di penjara lagi.


Yonggae mengunjungi Amogae. Bersama Gil Dong. Yonggae berkata kalau Amogae tak perlu khawatir karena banyak pejabat yang menerima suap dari mereka. Amogae bertanya tentang Eomjachi. Yonggae berkata Eomjachi bukan satu-satunya. Amogae tersadar dan bertanya apakah Pangeran... Yonggae mengangguk. Gil Dong memberikan tasbih yang selalu dibawa ayahnya.

Setelah mengunjungi ayahnya, Gil Dong meminta Yonggae untuk mengirimkan selimut dan makanan yang banyak untuk ayahnya.


Tae Hak dan putranya menemui Amogae. Amogae meminta agar Tae Hak membawanya ke hadapan Pangeran, jika tidak Tae Hak akan kena imbas dari Pangeran.


Amogae menghadap Pangeran. Dia berkata kalau dia pantas mati atas kesalahannya (membunuh pelayan Pangeran) dan menawarkan tambang peraknya. Pangeran bilang apakah Amogae pikir akan lolos setelah menipu dirinya? Dia juga bilang kalau harta Amogae juga akan menjadi miliknya setelah Amogae ditahan.

Amogae mengangkat wajahnya dan berkata apakah Pangeran menjebaknya hanya karena pelayannya terbunuh? Amogae bilang kalau dia akan menggunakan koneksinya pada semua pejabat yang perna dia suap untuk membuktikan kalau dirinya tak bersalah.


Pangeran tertawa mengejek. Dia berkata kalau 12 tahun lalu Amogae kabur setelah membunuh majikannya. Lalu pintu digeser dan terkejutlah Amogae meihat Istri Jo di sana yang tengah tersenyum licik. (pelayan yang membunuh tuannya akan dipotong-potong tubuhnya)

Pangeran bercerita kalau dia melakukan hal-hal yang memalukan dan keji, bahkan semua orang tahu itu. Tapi, dirinya tak pernah dipenjara atau dihukum karena Raja tahu kalau menyakiti seorang keluarga kerajaan berarti merusak Joseon yang telah dibangun (keluarga kerajaan tidak pernah disiksa). Pangeran menambahkan kalau ratu yang diturunkan itu tak bisa membantu Amogae lagi. Amogae dibawa keluar oleh Tae Hak.


Tae Hak berkata kalau tak ada bukti yang membuat Amogae ditahan. Pangeran memerintahkan agar menyuap pejabat dan minta agar Amogae disiksa sampai mati. Dia juga minta pada Tae Hak agar membunuh semua anak-anaknya agar tak menimbulkan masalah dan semua pengikut Amogae. Putra Tae Hak berkata kalau Hakim bisa dimanipulasi.


Putra Tae Hak bertemu Eomjachi dan mengancam jika Eomjachi macam-macam, maka keluarganya akan ikut membayarnya. Dia berkata kalau itu adalah pesan dari Pangeran. Eomjachi mengejek Pangeran. Putra Tae Hak menjelaskan kalau Pangeran akan menjadi masa depan Joseon.


Kita beralih ke tempat Putra Mahkota berada. Dia sedang belajar Analek Confusius dengan banyak pembimbing. Lee Yong (Putra Mahkota) tak bersemangat belajar. Di wajahnya ada bisul besar yang terus dia garuk. Dia langsung bersemangat ketika ada bayangan dari pintu. Raja menguping Lee Yong belajar dari luar.

Di ruangannya, kasim memberitahu kalau Pangeran mengirim Elang Emas. Lee Yong terlihat bingung.


Kembali ke ruangan hakim. Putra Tae Hak berkata orang berpikir kalau kematian ratu yang diturunkan akan menyebabkan putranya tak menjadi Putra Mahkota. Tapi, Pangeran tetap setia dan Lee Yong benar-benar menjadi Putra Mahkota. Dia bertanya bagaimana menurut Eomjachi sikap Putra Mahkota karena kesetiaan Pangeran terhadapnya?

Tim Pencuri berdiskusi bagaimana cara membebaskan Amogae. Tiba-tiba Eomjachi masuk. Eomjachi, Soobori dan Gil bersaudara berbicara. Eomjachi mengatakan kalau mereka (pihak Tae Hak) tau Amogae telah membunuh tuannya. Eomjachi menyarankan agar Gil bersaudara segera pergi karena tak ada gunanya berhadapan dengan keluarga kerajaan. Gil Dong menolak, dia akan pergi jika bersama Amogae. Gil Hyeon bertanya bisakah Eomjachi mengeluarkan ayahnya? 


Mereka mulai berpencar. Ada yang di pelabuhan dan gunung. Gil Hyeon berkata harusnya ayahnya sudah sampai, lalu dia terkejut melihat banyak orang yang datang dan menyuruh Gil Dong membawa Ri Ni pergi.

Kita beralih ke penjara. Amogae sudah dipenuhi darah, bahkan dia tak bisa membalas ejekan Istri Jo yang mengunjunginya di penjara.


Kembali ke gunung. Gil Hyeon sadar kalau dirinya ditipu. Lalu dia melawan penjahat yang jumlahnya banyak. Gil Dong dan Ri Ni terus berlari. Para penjahat lain mengejarnya dan berhasil mengepung Gil Dong dan Ri Ni. Gil Dong dipukul benda-benda keras dan darah mulai mengucur dari tubuhnya. Ri Ni ditawan.



Kilas balik. Pangeran meminta agar anak perempuan Amogae  dibawa hidup-hidup. (mungkin mau dijadiin pelayannya)

Gil Dong rubuh dan melihat Ri Ni dibawa pergi. Beberapa saat kemudian, dia bangkit dan memanggil Ri Ni. Para penjahat langsung memukulinya dengan benda keras lagi. Kali ini juga tajam hingga membuat Gil Dong banyak mengeluarkan darah.



Gil Dong menahan dan berteriak hingga matanya berubah menjadi hijau. Buzz! Para penjahat yang ada di sampingnya pada berterbangan. He’s back, yes!


Penjahat yang lain mencoba menyerang. Gil Dong mengambil segenggam bunga ilalang dan meniupnya. Tiupannya membuat orang-orang terpental ke belakang. Gil Dong menghajar semua orang yang ada di depannya. Lalu dia mengambil segenggam batang ilalang dan mulai menyabet para penjahat, saking kuatnya batang-batang ilalang itu menancap ditubuh penjahat layaknya panah. Gil Dong mendekati Ri Ni dan mengajaknya lari.


Para penjahat baru berdatangan lagi. Gil Dong dan Ri Ni terpojok di ujung tebing. Gil Dong meminta Ri Ni menutup matanya. Gil Dong pun dipanah dan jatuh bersama Ri Ni. Mereka tercebur.



Ditempat lain, Amogae mengenang saat-saat bahagia bersama anak-anaknya.



BERSAMBUNG ke Ep 7

Komentar:

Sepertinya Eomjachi mengkhianati Amogae.. Atau dia merencanakan hal lain? Yang pasti Si Anak Perkasa kembali. Ceritanya semakin menarik! 

Oiya, kalian kepo nggak sih kenapa namanya Uh Ri Ni/Eorini? Di komentar Dramabeans ada yang menyebutkan kalau Eorini berarti ‘anak kecil’ dalam bahasa korea. Nah, Amogae belum ngejelasin kenapa anaknya dikasih nama itu. Soalnya ga ada marga Hong di sana. 


4 komentar:

  1. lanjut embk seru ceritanya.

    BalasHapus
  2. Nonton drama ini benar2 bagus. Sinopsisnya juga bagus bgt. Thx eonnie

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panggil Maya aja, biar lebih akrab hehe

      Hapus
  3. bagus juga kok mbak .. saya tunggu lanjutannya ya . cia you!!

    BalasHapus